Ekstrakurikuler "Pramuka"

Ekstrakurikuler "Pramuka" rutin dilaksanakan pada hari kamis sore tiap minggu, kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka Siaga dirancang dengan pendekatan "Bermain Sambil Belajar." Karena sasarannya adalah anak-anak usia 7–10 tahun (kelas 1–3 SD), kegiatannya lebih banyak fokus pada pembentukan karakter, keceriaan, dan pengenalan nilai-nilai dasar melalui interaksi sosial yang hangat. 

Berbeda dengan Siaga yang berfokus pada bermain, ekstrakurikuler Pramuka Penggalang (usia 11–15 tahun atau kelas 4–6 SD hingga SMP) dirancang dengan semangat petualangan, kemandirian, dan kerjasama tim.Pada tingkat ini, siswa mulai diberikan tanggung jawab yang lebih besar untuk mengelola kelompoknya sendiri. Pembelajaran Semaphore merupakan salah satu materi ikonik dalam Pramuka Penggalang. Berbeda dengan Morse yang menggunakan suara atau titik/garis, Semaphore menggunakan sepasang bendera untuk mengirimkan sinyal melalui posisi tangan. Berikut adalah panduan efektif untuk mempelajari atau mengajarkan Semaphore kepada Pramuka Penggalang: 1. Alat dan Perlengkapan, 2. Metode "Lingkaran" (Cara Mudah Menghafal), 3. Aturan Dasar Pengiriman, 4. Tips Pembelajaran yang Menarik, 5. Manfaat Belajar Semaphore: -Melatih Konsentrasi, Kekuatan Otot, dan Komunikasi Darurat.